|
Renungan
Iman
mendatangkan kebenaran Sumber: Gospel of Jesus Matius 8 :
7 - 8 Yesus berkata kepadanya:
"Aku akan datang menyembuhkannya." Tetapi jawab perwira itu
kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam
rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan
sembuh.
Yesus
tidak pernah menolak setiap orang yang meminta pertolonganNya.
Apakah Yesus tetap sama dengan Yesus yang dahulu ketika Dia
masih di dunia ini? Ya! Yesus tetap sama, Yesus yang menyembuhkan
orang-orang sakit , Yesus yang melepaskan orang-orang dari
ikatan setan, Yesus yang sanggup memenuhi setiap kebutuhan
Anda, Dia adalah Tuhan yang tetap sama : dahulu, sekarang
dan sampai selama-lamanya, amin.
Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira
mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya: "Tuan, hambaku terbaring
di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita." Yesus
langsung memberikan respon kepada perwira ini dan berkata:
"Aku akan datang menyembuhkannya." Perwira itu merasa tidak
layak menerima Yesus datang kerumahnya dan perwira itu berkata
: "...katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh."
Pernahkah Anda memberikan kesempatan kepada Yesus untuk mengatakan
sesuatu seperti yang dilakukan perwira itu? "...katakan saja
sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh." Sungguh luar
biasa iman yang dimiliki oleh seorang perwira ini bahkan Yesuspun
sampai dibuat heran oleh iman yang dimiliki perwira ini, Yesus
berkata : "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar
ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang
Israel. " Pujian langsung dari Tuhan kepada perwira ini karena
perwira ini percaya. Jadi iman Anda dapat menyenangkan hati
Tuhan sehingga dengan iman, kuasa Tuhan bekerja dan Tuhan
pasti membela Anda dan tidak akan membiarkan firmanNya gagal
melalui Anda.
Kata-kata penting : - Masalah terbesar yang ada di dunia ini
bukanlah masalah itu sendiri tetapi masalah terbesar adalah
ketidak percayaan seseorang. - Ketidak percayaan adalah bagaikan
penyakit kanker yang membutuhkan ke sembuhan. - Iman kekristenan
adalah iman yang menantang ketidak mungkinan. - Iman yang
berkuasa adalah iman yang berdasarkan perkataan Tuhan. - Bimbangkanlah
kebimbangan Anda...Doubt your doubts. - Seseorang dapat dikatakan
beriman jika dia dapat menaklukan kebimbangan. - Orang benar
akan hidup oleh iman. Ketika Abraham telah berusia lanjut
dan isterinya Sara telah mati haid, hal ini sudah membuktikan
bahwa tidak mungkin lagi Abraham akan memiliki seorang anak,
tetapi Tuhan memerintahkan Abraham untuk melihat kelangit
dan menghitung bintang- bintang lalu Tuhan berfirman kepada
Abraham : "Sebanyak itulah keturunanmu nanti." Hari ini kita
melihat bahwa Israel telah menjadi bangsa yang besar. Bangsa
Israel adalah keturunan seorang laki-laki tua (Abraham) dan
seorang perempuan yang telah mati haid (Sara). Jadi bangsa
Israel ada karena iman Abraham dan Allah mengerjakan sesuai
dengan iman yang dimilikinya. Karena iman maka Abraham dibenarkan
oleh Allah, jadi iman mendatangkan kebenaran. Jika Anda melangkah
dengan iman maka Allah akan bertindak sesuai dengan iman yang
Anda miliki dan tentunya akan mendatangkan hasil. Belajarlah
untuk melangkah dengan iman dan tantanglah ketidak mungkinan
sebab iman yang Anda miliki memiliki kuasa yang luar biasa.
Jangan terpengaruh oleh situasi yang sedang Anda hadapi sebab
Tuhan jauh lebih besar dari situasi Anda dan seseorang yang
melangkah dengan iman dialah yang dibenarkan oleh Allah. Tuhan
Yesus memberkati, amin.
Renungan:
Ketika Tuhan berkata
"Tidak"
Mengalir seperti air
|