Berita Mudika:
Raising Fund:
CAFÉ MUDIKA
|
 |
 |
Walaupun diawali dengan sedikit masalah teknis. Tapi acara
raising fund ini cukup meriah. Apalagi artis-artis Mudika
serta bintang-bintang bertebaran diacara ini. Artis-artis
Mudika yang rela turun berpartisipasi tanpa dibayar sebutkan
saja seperti: Rio, Kim, Paul, Femi, Renaldy, Michael, Frans,
dan tentu saja si Princes of Dangdut “Ocha”. Bintang tamu
juga menyemarakkan acara ini seperti Peter Lazaro, dan Hubertus
yang suaranya aduhai, belum lagi ibu-ibu CIC yang bernostalgia
dengan teluk bayurnya setelah sebelumnya ber teluk lutut dengan
bakso buatan Mudika. Bahkan anak-anaknya nggak mo’ ketinggalan
dengan as long as you love me-nya (iya dech kita tetep cinta
kok). Unfortunately, ada beberapa Bintang Mudika yang tidak
dapat menyumbangkan suaranya karena kesibukan mereka di Cafe.
Sebut saja, Fang Fang yang sibuk dengan keuangannya (doi beberapa
kali tershoot dengan uang melimpah ruah ditangan loh), April
dan Liana dengan jualannya (emang sengaja di taruh di bagian
ini, kalo nggak sambelnya nanti habis), Anton dengan keamanannya
(sudah aman kok Ton), Tiga Pangeran: Albert, Elwin, Willy
dan Ferry yang dikutuk jadi upik abu dengan piring-piringnya
di dapur (padahal Albert sudah berusaha nyuri-nyuri waktu
untuk tampil loh, sayang keduluan sama teenagers). Acara Raising
Fund ini sukses atas partisipasi kamu-kamu juga. Dana yang
berhasil terkumpul sebesar $848.80 Persiapannya sendiri dimulai
dari beberapa minggu sebelum hari H-nya (nyebutin versi Paul
habis makan pete). Dimana tempat ini juga merupakan launching
dari majalah kita yang baru, Mudika Express Newtown (MEN).
|


|
(launching majalah diresmikan
oleh Romo Hubert dengan pemotongan pita). Pembagian tugaspun
dimulai, seluruh anggota mudika yang ditunjuk dan mereka
yang menunjukkan diri (angkat jempol dech) bekerja bahu
membahu mewujudkan acara ini. Mulai dari persiapan belanja,
masak, acara hingga pembuatan majalah. So pasti seksi
repotnya Eva (doi juga ketua mudika loh merangkap seksi
repot). Memang untuk komitmentnya terhadap Mudika dan
gereja, doi patut juga dicontoh. Sampe-sampe doi rela
mobilnya jadi kebauan. Ada bau babi, bakso, sapi, sayur-sayuran,
bumbu-bumbu hingga bau badan (badan siapa tuch ???? Hayo
ngaku dech). |
Peristiwa sejenis juga terjadi pada Paul. Karena ngejar
target harus sudah dateline, doi harus rela begadang dan kurang
tidur. Akibatnya? Doi terpaksa tidur di toilet ditempat kerja.
Kalo enggak? bahaya khan, maklum doi perawat. Bagi mereka
yang nggak sempet datang ke Café Mudika, anda jangan kecewa.
Karena anda dapat melihat dokumentasi videonya. Keren loh,
apalagi Michael yang ambil (Michael di Video in yah …. versi
tante Ninik). Hasilnya? Dijamin.
Laporan oleh: Paulus Malau
|
|
|
|
|
mudika
cic newtown - Sydney © 2000-2001
|
|